Adiwiyata IIS PSM Magetan:

“Salam Bumi. Pasti Lestari!”

Oleh: Hendri Sujiasno, S.Pd.

 Adiwiyata, hmmm sudah bukan kata asing lagi tentunya bagi siswa dan seluruh warga sekolah Islamic International School PSM Magetan. By the way, kira-kira sudah pada tahu belum ya makna kata adiwiyata itu sendiri? Berdasarkan semantik bahasa, kata ‘adi berarti baik dan ideal, sedangkan kata ‘wiyata’ memiliki makna tempat dan lingkungan. Jadi, secara istilah kata adiwiyata bisa diartikan sebagai tempat yang baik dan ideal untuk memeroleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup menuju pada cita-cita pembangunan berkelanjutan. Namun, secara umum, sekolah adiwiyata bermakna sekolah yang memiliki kepedulian dan berbudaya lingkungan.

Adiwiyata merupakan salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam upaya  mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Melalui program ini setiap warga sekolah diharapkan dapat ikut terlibat secara langsung dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat, terhindar dari dampak lingkungan yang negatif serta menjadi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

IIS PSM Magetan sendiri, khususnya pada level Primary (SD), sudah menjadi bagian program adiwiyata sejak tahun pelajaran 2014/2015. Berawal dari seringnya mendapat undangan pelatihan terkait kegiatan lingkungan dari BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kabupaten Magetan, SD IIS PSM Magetan mulai turut ambil bagian dalam beberapa kegiatan lingkungan di area Magetan. Pada akhirnya,  SD IIS PSM Magetan dianjurkan untuk mengikuti Program Sekolah Adiwiyata Kabupaten Magetan dengan pertimbangan lokasi sekolah yang cukup strategis dan memiliki prospek untuk menjadi sekolah adiwiyata. Sementara itu, pihak sekolah sendiri memang memiliki visi  untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu,  tentunya banyak manfaat yang bisa diperoleh apabila SD IIS PSM Magetan mengikuti program adiwiyata tersebut. Selain lingkungan sekolah lebih terawat, manfaat lainnya juga bisa meningkatkan hubungan baik dengan  berbagai pihak eperti Kelurahan, BLH, dinas-dinas terkait, sekolah-sekolah adiwiyata yang lain serta masyrakat lingkungan sekitar sekolah. Sehinga SD IIS PSM pada akhirnya mulai melakukan persiapan pengajuan sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Magetan pada tahun 2016. Dan Alhamdulillah, berkat ikhtiar dan do’a dari Adiwiyata Team IIS PSM Magetan, manajemen sekolah, siswa, guru dan seluruh warga sekolah, akhirnya pada tanggal 2 Juni 2016 SD IIS PSM Magetan berhasil memeroleh penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Magetan.

iis psm_adiwiyata iis psm

 

 

Piagam penghargaan sebagai sekolah adiwiaya Kabupaten Magetan langsung diberikan oleh Wakil Bupati Magetan waktu itu, Bapak Samsi dalam acara peringatan Hari Lingkungan Hidup di gedung PGRI Kab.Magetan. Penghargaan diserahkan langsung kepada Kepala Sekolah SD IIS PSM Magetan belaiu Mr. Puji Santoso, M.Pd. Acara tersebut dihadiri beberapa sekolah adiwiyata di Kabupaten Magetan, Dinas Pendidikan Magetan, dinas lain terkait serta masyarakat pemerhati lingkungan di wilayah kabupaten Magetan.

Pada tahun berikutnya, SD IIS PSM Magetan terus bebenah diri dan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa lolos pada level selanjutnya yaitu Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur. Alhamdulillah, usaha dan doa seluruh warga sekolah tidak sia-sia. Pada tanggal 21 November 2017, SD IIS PSM Magetan berhasil memeroleh penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timu, berhasil mengalahkan 10 sekolah setara di Kabupaten Magetan. Pada saat itu, terdapat 11 sekolah yang diajukan oleh kabupaten Magetan untuk menjadi sekolah adiwiyata provinsi. Namun, dari 11 sekolah tersebut hanya SD IIS PSM Magetan yang lolos secara administratif. Setelah lolos seleksi administrasi, maka tahap selanjutnya yaitu verifikasi lapangan. Alhamdulillah, dari ratusan sekolah se-Jawa Timur yang turut ambil bagian pada tahap verifikasi lapangan, SD IIS PSM  Magetan berhasil lolos tahap verifikasi lapangan bersama 120 sekolah lainnya di Jawa Timur.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada hari Selasa, 28 November 2017, bertempatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) di Taman Safari Indonesia, Prigen,  Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Penghargaan diberikan langsung oleh asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin. Penghargaan tersebut diterima oleh Mr. Puji Santoso selaku Kepala SD IIS PSM Magetan. Prosesi penyerahan penghargaan  tersebut juga dihadiri oleh Adiwiyata Team SD IIS PSM Magetan serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan. Selain  Adiwiyata Team SD IIS PSM Magetan, acara tersebut tersebut juga yang diikuti oleh seluruh perwakilan tim adiwiyata dari 120 sekolah se-Jawa Timur yang berhasil lolos sebagai  sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur tahun 2017

Ada 4 komponen yang menjadi acuan sekolah untuk melaksanakan program adiwiyata yakni: 1) kebijakan berwawasan lingkungan; 2) pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan; 3) kegiatan partisipatif pingkungan; dan 4) pengelolaan sarana prasarana pendukung ramah lingkungan. Untuk memenuhi keempat komponen tersebut maka sekolah harus bisa mencapai 8 standar yang ditentukan, diantaranya standar kurikulum, RKAS, tenaga pendidik, peserta didik, kegiatan partisipatif, kemitraan, ketersediaan sarpras dan pengelolaan sarpras. Selain delapan standar tersebut, sekolah  juga harus bisa memasukkan unsur karakter dan budaya kepedulian lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan.

Banyak sekali program atau kegiatan SD IIS PSM Magetan yang sudah berjalan sampai saat ini untuk mewujudkan sekolah adiwiyata yang semakin baik, diantaranya, integrasi proses pembelajaran dengan lingkungan, 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pameran hasil karya dari sampah, Bank Sampah IIS PSM, pemilahan sampah, Green House, hidroponik, pembuatan kompos, sedekah sampah, tukar sampah dengan bibit tanaman, Jalan sehat Adiwiyata, kerja bakti di lingkungan internal sekolah maupun di lingkunan sekitar, program PSN 3M Plus, mesin cacah kertas, produksi jahe merah dan cabai, pembuatan sumur resapan, pembuatan lubang biopori, kolam ikan, pengelolaan air wudu, penghijauan kelas, lomba kebersihan dan kreativitas kelas, kantin jujur-sehat, OSIS Adiwiyata, patroli jentik dan masih banyak program lainnya. Seluruh program lingkungan yang dilaksanakan di sekolah selalu mengedepankan kepedulian terhadap SEKAM (Sampah, Energi, Keanekargaaman hayati, Air dan Makanan).

Tentunya semua program tersebut tidak dapat berjalan lancar tanpa adanya kontribusi secara langsung, baik berupa bimbingan dan dukungan baik material maupun nonmaterial yang sangat penting dalam mewujudkan  IIS PSM Magetan menjadi sekolah adiwiyata seperti wali murid, komite sekolah (PSG-Parent Support Group), Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan, Dinas Perikanan dan peternakan Kabupaten Magetan, Forum Magetan Sehat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan dan Holtikultural Kabupaten Magetan, Dinas Pertanian Kabupaten Magetan, Semen Indonesia, Kelurahan Candirejo, Pemkab Magetan, Puskesmas Candirejo dan masih banyak lainnya. Semoga seluruh warga IIS PSM Magetan selalu istiqomah dan bisa mencintai lingkungan dengan sebaik-baiknya, lebih peduli atau aware akan pentingnya SEKAM di sekolah maupun di rumah. Cintai dan hargai alam sekitar. Jadilah khalifah fil ard yang sesungguhnya! Amin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No announcement available or all announcement expired.